Home / Profil / Sejarah Senat

Sejarah Senat

Sebelum 1 September 2005, yaitu kurun waktu tahun 1955 s.d. September 2005, Ketua Senat menjabat rangkap sebagai Rektor.

No Ketua Senat Sekretaris Senat
1 Mgr. Prof. Dr. Paternus Nicholas Joannes Cornelius Geise, O.F.M. (1955-1979) (merangkap Rektor)  
2 Dr. A Koesdarminta (1979-1989) (merangkap Rektor)  
3 Dr. Pande Radja Silalahi (1989-1993) (merangkap Rektor) Johannes Gunawan, S.H., LL.M ( 1989-1991, berakhir saat timbang terima jabatan Sekretaris Senat UNPAR tanggal 21 Maret 1992 kepada Dr. W.M.F. Hofsteede, OFM)
Dr. W.M.F. Hofsteede, OFM sebagai Pjs. Sekretaris Senat selama masa bakti 28 Desember 1991 s/d 18 Desember 1992 sejak timbang terima jabatan Sekretaris Senat UNPAR tanggal 21 Maret 1992 dari Johannes Gunawan, S.H., LL.M
4 Drs. Agustinus Rachmat W., L.Ph.OSC (1993-1994) (merangkap Rektor) Bernard Arief Sidharta, S.H masa bakti 1991-1995 sejak 19 Mei 1993 menggantikan Dr. W.M.F. Hofsteede, OFM
5 A.P. Sugiarto, S.H. (1994-1998) (merangkap Rektor) Dr. Ign. Bambang Sugiharto (1994-1998)
6 Prof. Dr. B. Suprapto Brotosiswojo (1998-2002) (merangkap Rektor) Dr. Ign. Bambang Sugiharto; Dr. R.W. Triweko (s.d Juli 2002)
7 Pius Suratman Kartasasmita, Ph.D. (2002-2005) (merangkap Rektor) I Wayan Parthiana, S.H., M.H (s.d Juli 2004) ; Prof Dr. Ir. Wimpy Santosa (mulai Agustus 2004)
8 Prof Dr. Johannes Gunawan SH, LLM (2005-2010) Prof Dr. Ir. Wimpy Santosa (2005-2010)
9 Prof Dr. Ir. Wimpy Santosa (2010-2015) Prof. Dr. Koerniatmanto Sutoprawiro (2010-2015)
10 Prof Dr. Johannes Gunawan SH, LLM (Jan 2015-April 2015) Sani Susanto, PhD (2015-2018)
11 Prof Dr.Bambang Sugiharto (Juni 2015 – 2018) Sani Susanto, PhD (2015-2018)

Sejak 1 September 2005, komunitas akademik Universitas Katolik Parahyangan telah memisahkan jabatan Rektor dan Ketua Senat Universitas yang selama ini secara ex-officio dirangkap oleh Rektor.

Pemisahan ini didasarkan pada pemikiran bahwa fungsi masing-masing organ tersebut memiliki perbedaan, yaitu di satu pihak Rektor beserta aparatnya berfungsi sebagai pelaksana kebijakan, sedangkan di lain pihak Senat Universitas berfungsi sebagai penentu kebijakan normatif dan sebagai pengawas dari pelaksanaan kebijakan tersebut yang dijalankan oleh Rektor.

Pemisahan jabatan ini dilakukan dengan tujuan agar organisasi Universitas Katolik Parahyangan dikelola secara akuntabel dan transparan.

Sehubungan dengan fungsi Senat Universitas dan tujuan pemisahan jabatan di atas, maka perlu ditetapkan Tata Kelola Senat Universitas berisi ketentuan tentang Organisasi, Tugas dan Wewenang, Keanggotaan, Peraturan, Dokumen, dan Surat, serta Rapat.

X